Foto Berita
Industri & Diklat
Credit:

Komitmen Balai Diklat Industri Padang dan Bupati Pasaman Barat Dalam Meningkatkan Industri

Rabu, 01 Februari 2017 • 01:05 WIB
844 Views

Pasaman Barat - Kedatangan Kepala Balai Diklat Industri Padang disambut hangat oleh Bupati Kab. Pasaman Barat dalam acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Diklat 3 in 1 Pembuatan Hiasan Busana dengan Alat Mesin Bordir Manual Angkatan II. Diklat  akan diadakan di Padang pada tanggal 3 februari 2017 ini diikuti oleh sebanyak 70 orang peserta dari Kab. Pasaman Barat selama 18 hari.

Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh Bapak Bupati Syahiran, Sekretaris Dinas Koperasi Perdagangan Industri dan UKM Pasaman Barat bapak Ahlan Nazir dan Kepala BDI Padang. Dalam sambutan kepala BDI Bapak Jonni Afrizon SE, MM menyampaikan bahwa BDI Padang akan menerapkan 3 skema dalam diklat yakni berupa skema batik, skema tenun, dan skema costume mode. Selain itu, BDI Padang telah memiliki Standar Kompetensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang mana akan mendukung untuk menciptakan masyarakat yang mandiri khususnya dalam dunia industri. Hal ini merupakan program utama kita dalam menciptakan skill yang handal, sehingga melahirkan tenaga kerja yang unggul nantinya ujar Kepala Balai Diklat Industri Padang Bapak Jonni Afrizon.

Sementara itu Bupati Kab. Pasaman Barat  juga berharap dengan adanya diklat ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu di Pasaman Barat sudah ada nampak komitmen pemda dalam menggalakan ini, tinggal kepada masyarakat yang ingin mengasah kemampuan. Dengan memiliki sulaman benang emas di Kab. Pasaman Barat, Bapak Bupati Syahiran memiliki target untuk bisa memasarkan sulaman benang emas paling tidak di SUMBAR.

Harapan juga mengalir kepada peserta  yang akan mengikuti diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual akt. II di Balai diklat industri padang agar dapat menghasilkan sebuah karya yang nantinya dapat digunakan bersama mengingat belum adanya baju resmi untuk digunakan pada hari jum’at, sehingga nantinya kita dapat merasakan hasil produk anak daerah kita sendiri.

Kepala Dinas  Koperasi Perdagangan Industri dan UKM Kab. Pasaman Barat Alizamar didampingi sekretarisnya Ahlan Nazir mengatakan, program untuk UMKM yang telah dirancang ini akan direalisasikan tahun ini, salah satunya MoU dengan BDI yang telah dilakukan.

“Kita bersyukur sekali dengan BDI padang yang telah mau bekerja sama dengan kita, ini sebenarnya untuk kepentingan kita juga, terutama mengembangkan  kerajinan yang ada di Pasaman Barat ” ujar Alizamar Kepala Dinas Koperasi Perdagangan Industri dan UKM Kab. Pasaman Barat. (PPID BDIP)

Berikan Masukan